I.
Kondisi Umum
A.
Sejarah
Konon menurut cerita
dari para sesepuh, sejak dahulu Desa Peleyan adalah daerah pedesaan yang subur.
Seperempat dari luas Desa Peleyan terhampar perbukitan dengan tumbuhan yang
menghijau berada di pinggir utara desa, tepatnya di perbatasan antara Desa Peleyan
dan Desa Peleyan. Di atas sebidang tanah datar yang ditumbuhi pepohonan dan
semak yang masih lebat di perbukitan tersebut, tinggal seorang pengembara yang
datang dari dusun timur bernama Jujuk Muti’ah. Beliau memiliki hewan piaraan
berupa sapi. Beliau juga mendirikan sebuah Peleyan untuk sapi piaraanya itu.
Hal tersebut menjadi penghasilan tetap bagi beliau disamping profesinya sebagai
paranormal. Banyak orang yang datang ke Mbah Syaipuddin, demikian julukan bagi
Jujuk Muti’ah, kemudian menyebut tempat tersebut dengan sebutan Desa Peleyan
yang kemudian benar-benar dijadikan sebagai nama desa sampai dengan sekarang.
B.
Keadaan Geografis
1.
Luas Wilayah : 6,42
Km2 atau 642 Ha.
2.
Batas Wilayah :
Ä Utara : Desa Peleyan dan Desa Wonokoyo Kecamatan
Kapongan Kabupaten Situbondo
Ä Selatan : Desa Bercak Kecamatan Cermee Kabupaten
Bondowoso
Ä Timur : Desa Jatisari Kecamatan Arjasa Kabupaten
Situbondo
Ä Barat : Desa Klampokan Kecamatan Panji Kabupaten
Situbondo
3.
Curah Hujan : 874
mm/tahun
4.
Ketinggian : 20
- 35 meter dari permukaan laut
C.
Orbitasi
1.
Jarak Tempuh:
Ä Ke Ibukota Kecamatan Kapongan : 10 Km
Ä Ke Ibukota Kabupaten Situbondo : 17 Km
Ä Ke Ibukota Provinsi Jawa Timur : 217 Km
2.
Lama Jarak Tempuh
dengan Kendaraan Bermotor Bila Transportasi Lancar:
Ä Ke Ibukota Kecamatan Kapongan : 0,5 Jam
Ä Ke Ibukota Kabupaten Situbondo : 0,7 Jam
Ä Ke Ibukota Provinsi Jawa Timur : 6 Jam
D.
Data Penduduk
Jumlah penduduk Desa Peleyan tahun 2010 adalah sebesar
3.586 orang dan pada tahun 2011 mengalami peningkatan jumlah menjadi 3.598
orang dengan rincian jumlah penduduk tahun 2011 sebagai berikut:
Ä Laki-laki : 1.701 Orang
Ä Perempuan : 1.897 Orang
Ä Perbandingan Jumlah Penduduk Menurut Umur pada tahun 2010
dan 2011:
Umur
|
|
Tahun 2010
|
Tahun 2011
|
||
0 - 12 Bulan
|
:
|
264
|
Orang
|
266
|
Orang
|
> 1 - 5 Tahun
|
:
|
304
|
Orang
|
304
|
Orang
|
> 5 - 7 Tahun
|
:
|
256
|
Orang
|
256
|
Orang
|
> 7 - 15 Tahun
|
:
|
212
|
Orang
|
213
|
Orang
|
> 15 - 56 Tahun
|
:
|
2.109
|
Orang
|
2.117
|
Orang
|
> 56 Tahun
|
:
|
441
|
Orang
|
442
|
Orang
|
II.
Potensi dan Tingkat Perkembangan Desa
Potensi Desa Peleyan, sebagai salah satu desa perbatasan
Kabupaten Situbondo dengan Kabupaten Bondowoso, yang dapat dijadikan sebagai sasaran
pengembangan unggulan adalah sebagai berikut:
1.
Potensi pertanian,
khususnya pengembangan tanaman sawah dan ladang seperti padi sawah, padi
ladang, jagung, kedelai, singkong, dan tembakau. Hal itu mengingat kondisi
geografis Desa Peleyan yang mempunyai ketinggian 20 - 35 mdpl dengan topografi
berupa dataran rendah dan perbukitan. Di samping tanaman sawah dan ladang,
tanah Desa Peleyan juga potensial untuk pengembangan tanaman perkebunan seperti
mangga. Selain itu, akhir-akhir ini pengembangan pertanian tanaman keras
seperti kayu jati dan gamelina di Desa Peleyan sudah mulai banyak dibidik
orang.
2.
Potensi peternakan,
meliputi jenis ternak sapi -sebagaimana tren yang beberapa tahun terakhir
berkembang di Kabupaten Situbondo-, ayam kampung, kambing, dan domba.
3.
Potensi industri kecil
dan menengah, meliputi pengembangan usaha pembuatan tahu dan tape.